Sistem booking konsultasi geriatri, Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) digital terstruktur, polypharmacy review dan drug interaction check, ADL/IADL tracking per kunjungan, jatuh (fall) risk assessment, kognitif MMSE/MoCA, QRIS tanpa EDC, dan rekam medis untuk dokter spesialis geriatri Indonesia. Profesional tanpa developer.
Buat aplikasi klinik geriatri gratis200+ bisnis layanan di seluruh Asia Tenggara
Dibangun untuk dokter spesialis geriatri Indonesia
Dari Comprehensive Geriatric Assessment digital hingga polypharmacy review medication list, ADL/IADL tracking per kunjungan, fall risk assessment, kognitif MMSE/MoCA tren, inkontinensia, nutrisi, dan QRIS.
Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) digital
CGA adalah pendekatan multidimensional yang membedakan geriatri dari spesialis lain. Template CGA digital mencakup semua domain: (1) Status fisik — polifarmasi, multimorbiditas, gizi (MNA-SF), tekanan darah ortostatik; (2) Status fungsional — ADL Barthel Index (mandi, berpakaian, toileting, mobilisasi, makan) dan IADL (belanja, memasak, telepon, keuangan, obat-obatan); (3) Status kognitif — MMSE atau MoCA per kunjungan; (4) Status afektif — GDS-15 (Geriatric Depression Scale) per kunjungan; (5) Status sosial — siapa caregiver, kondisi rumah, isolasi sosial; (6) Fall risk — Timed Up and Go test, riwayat jatuh 12 bulan terakhir. Template diisi sekali lengkap saat kunjungan pertama, diupdate per kunjungan untuk domain yang berubah.
Polypharmacy review dan drug interaction check
Polypharmacy (≥5 obat) sangat umum pada lansia dan meningkatkan risiko adverse drug reaction, jatuh, dan rawat inap. Rekam medication list lengkap per kunjungan: nama obat, dosis, frekuensi, prescriber, dan alasan pemberian. START/STOPP criteria v3 tersedia sebagai checklist: STOPP criteria mengidentifikasi potentially inappropriate medications (PIMs) — obat yang seharusnya dihindari pada lansia (benzodiazepine, antihistamin sedatif, NSAID pada CKD/risiko jatuh, antipsikotik untuk non-psikiatrik); START criteria mengidentifikasi obat yang seharusnya diresepkan tapi tidak. Alert saat ada obat dengan risiko jatuh (benzodiazepin, alfa-blocker, antihipertensi yang bisa sebabkan ortostatik). Obat beranggapan risiko rendah tapi perlu perhatian pada lansia: anticholinergic burden scoring.
ADL dan IADL tracking per kunjungan
ADL (Activities of Daily Living) Barthel Index: 10 item (makan, mandi, berpakaian, grooming, bowel, bladder, toileting, transfer, ambulasi, naik tangga), skor 0-100. Kategorisasi: ketergantungan total (0-20), berat (21-60), sedang (61-90), minimal (91-99), mandiri (100). IADL (Instrumental ADL) Lawton scale: 8 item untuk perempuan, 5 untuk laki-laki (penggunaan telepon, belanja, memasak, pekerjaan rumah, laundry, transportasi, manajemen obat, manajemen keuangan). Grafik ADL/IADL per kunjungan — penurunan progresif terdeteksi lebih awal. Koordinasi dengan fisioterapi dan OT: laporan ADL bisa di-share untuk program rehabilitasi.
Fall risk assessment dan manajemen
Jatuh adalah penyebab utama morbiditas pada lansia. Fall risk assessment terstruktur: Timed Up and Go (TUG) test — waktu dalam detik; >12 detik = risiko tinggi jatuh. Riwayat jatuh 12 bulan terakhir (jumlah, lokasi, penyebab, cedera). Obat-obatan yang meningkatkan risiko jatuh (dari medication list — anticholinergic, benzodiazepin, alfa-blocker, antihipertensi, diuretik). Kondisi yang berkontribusi: hipotensi ortostatik (tekanan darah lying/sitting/standing), gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan keseimbangan. Rencana intervensi: exercise program (VitD + calcium, balance training), modifikasi lingkungan, review obat-obatan. Alert saat TUG >12 detik dan ≥2 obat risiko jatuh: 'Risiko jatuh tinggi — pertimbangkan medication optimization dan occupational therapy.'
Kognitif MMSE/MoCA tren dan demensia management
Untuk lansia dengan gangguan kognitif atau demensia, rekam per kunjungan: MMSE (Mini-Mental State Examination, 0-30) atau MoCA (Montreal Cognitive Assessment, 0-30). Grafik tren per kunjungan. MMSE: 27-30 normal, 21-26 mild impairment, 10-20 moderate, <10 severe. MoCA lebih sensitif untuk mild cognitive impairment (MCI) — skor <26 = kemungkinan MCI. Untuk demensia yang mendapat terapi (donepezil, rivastigmine, memantine), rekam dosis dan respons kognitif. BPSD (Behavioral and Psychological Symptoms of Dementia) monitoring: agitasi, wandering, halusinasi, depresi per kunjungan (input dari caregiver). Caregiver burden scale (Zarit Burden Interview) per 6 bulan.
QRIS dan laporan klinik geriatri
Set tarif: konsultasi geriatri, CGA komprehensif (lebih panjang dari konsultasi biasa), medication review, koordinasi multidisiplin (fisioterapi, OT, dietitian, psikolog geriatri). QRIS satu scan per layanan. Laporan klinik: distribusi sindrom geriatri (polifarmasi, demensia, jatuh, inkontinensia, malnutrisi, depresi geriatri, frailty), polypharmacy rate sebelum vs sesudah medication review, ADL function distribution per kunjungan, TUG distribution, fall rate per kuartal. Laporan berguna untuk rekredensial SpPD-KGer dan program geriatri JKN.
Harga
Mulai gratis dan upgrade kapan pun kamu siap. Tanpa biaya setup. Tanpa biaya tersembunyi.
Publish aplikasi pertama dan mulai menjangkau pelanggan.
Lebih banyak aplikasi, domain sendiri, alat AI Marketing, dan chatbot.
Otomatisasi AI penuh, kolaborasi tim, dan opsi white-label.
Paket tahunan hemat 20% (2 bulan gratis) · Setiap paket termasuk kredit AI bernilai nyata
Start free — no credit card required.
Buat aplikasi klinik geriatri gratis